• Jl. Panglima Nyak Makam
  • 082160061211
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
    • Bunga Rampai
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
43 dilihat       11 Agustus 2026

BRMP Aceh Tinjau Irigasi Jeuram, Pastikan Kesiapan Air Hadapi Musim Kemarau

Nagan Raya — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh meninjau kondisi Bendungan Daerah Irigasi (DI) Jeuram di kawasan Ulee Jalan, Kabupaten Nagan Raya, Selasa (28/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan irigasi dalam mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.

Kegiatan tersebut dihadiri Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan Aceh Agus Susanto, Direktur Wilayah BRMP Aceh Firdaus, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagan Raya bersama tim, serta pengawas irigasi dan petugas penjaga pintu air.

Dalam peninjauan tersebut, tim melihat secara langsung kondisi bendungan, saluran irigasi, dan pintu air. Peninjauan juga dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis yang berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi air ke lahan pertanian.

Salah satu persoalan yang ditemukan adalah meningkatnya sedimentasi di kawasan DI Jeuram yang mulai mengganggu fungsi pintu air. PJ Swasembada Pangan Aceh Agus Susanto menyampaikan bahwa kondisi tersebut perlu segera ditangani agar tidak mengganggu operasional jaringan irigasi.

“Sedimen di DI Jeuram sudah semakin tinggi sehingga menyebabkan terganggunya pintu air. Karena itu, perlu segera dilakukan pemindahan sedimen untuk mencegah kerusakan pada pintu air,” ujar Agus.

Menurutnya, penanganan sedimentasi menjadi penting untuk menjaga fungsi jaringan irigasi tetap optimal, terutama saat kebutuhan air pertanian meningkat dan memasuki periode musim kemarau.

Sementara itu, Direktur Wilayah BRMP Aceh Firdaus, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya air merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian. Ketersediaan air perlu dipastikan sejak awal agar proses budidaya tidak terkendala ketika petani memasuki masa tanam.

“Yang paling penting kita pastikan kondisi air untuk menghadapi musim kemarau. Jangan sampai ketika petani sudah siap tanam, air justru menjadi kendala,” kata Firdaus.

Firdaus menambahkan, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengelola jaringan irigasi perlu terus diperkuat. Pemantauan terhadap kondisi jaringan juga harus dilakukan secara berkala, terutama pada titik-titik yang berpotensi mengalami gangguan akibat sedimentasi maupun faktor teknis lainnya.

“Air menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan kegiatan pertanian. Karena itu, kondisi jaringan irigasi harus kita pastikan sejak awal agar kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat terpenuhi,” ujarnya.

BRMP Aceh akan terus mendukung upaya pemerintah dalam memastikan kesiapan lahan, air, dan teknologi pertanian sebagai bagian dari upaya meningkatkan luas tanam dan produktivitas pertanian di Aceh.

Peninjauan DI Jeuram menjadi bagian dari langkah bersama untuk mengantisipasi dampak musim kemarau sekaligus menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian di Kabupaten Nagan Raya. Melalui penanganan sedimentasi dan pemeliharaan jaringan irigasi secara cepat dan tepat, distribusi air diharapkan tetap terjaga sehingga petani dapat melaksanakan kegiatan budidaya secara optimal.

Prev Next

- Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Magang di IP2MP Gayo, Mahasiswa USK Dalami Budidaya Kopi Arabika
    11 Agu 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    BRMP Aceh Dampingi Tim PRR Kemendagri Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Nagan Raya
    11 Agu 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    Kementan dan Pemerintah Aceh Bersinergi Percepat Pemulihan Sektor Pertanian Pascabencana
    11 Agu 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh
  • Thumb
    BRMP Aceh Dorong Percepatan Pemulihan Sawah Terdampak Bencana
    11 Agu 2026 - By Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Aceh

tags

#Agromodern #BRMPAceh #KementerianPertanian

Kontak

082160061211
082160061211
[email protected]

Jl. Panglima Nyak Makam No.27, Kota Baru - Kec. Kuta Alam Kota Banda Aceh - Aceh Indonesia
23125

https://aceh.brmp.pertanian.go.id/

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Aceh. All Right Reserved